• Sekelebat
  • Secangkir Kopi Pahit dan Gula Aren

    “Meski kutahu akan habis masa kita bersama, bolehkah aku memilikimu,¬†segelas kopi hitam yang kuseduh sendiri?” aku meminta. Kopi tak bergeming. “Tak akan ku mengadukmu, aku akan menelanmu pelan-pelan. Membiarkanmu menggerayangi tenggorokan hingga seluruh organ dalamku. Tapi suatu saat, aku akan membiarkanmu pergi, karna kau tak mungkin menetap di tubuhku selamanya. Kopi menyentuh bibirku. Namun kau […]