Kisah Secarik Kertas yang Tercoret

Aku dan kamu,
Kita terbelenggu.
Kuibaratkan kau adalah secarik kertas.
Kuibaratkan aku adalah sebuah pena hitam.
Aku bisa mencoret dan membuat apa saja di atasmu.
Dan hanya aku yang punya penghapusnya.

Kertas menampung semua coretan pena.
Sampai tak ada tempat bagi pena untuk membuat satu tarikan garis lagi.

Kertas terdiam tak berdaya dengan semua coretannya.

Senja akan segera tiba,
Waktu akan menjemput.
Hanya ada dua pilihan.
Menghapus coretan dengan penghapus yang hanya dimiliki oleh pena,
Atau
Mengganti kertas yang baru..

Ikanation’s